Ulasan Album Muse the resitance,
Album The Resistance, semuanya terlihat lebih jelas. Muse mempresentasikan semua isi album ini di lagu United States of Eurasia. Di dalamnya ada riff dengan scale khas Asia, vokal dengan harmonisasi yang sangat Eropa lengkap dengan falsetto ala Queen, distorsi tebal yang penuh semangat, lirik tentang peperangan + revolusi; plus ending klasik dari Chopin.
Rahasia lagu Adele 'Someone Like You'
Lagu "Someone Like You" membuat Adele jadi ikon berkat kemampuannya membuat penonton terharu hingga menitikkan air mata. Para psikolog mencari tahu hal yang membuat Adele, si Gadis asal London selatan, mampu membuat pendengarnya berderai air mata..
Episode Kontroversial Spongebob
Siapa yang tidak kenal tokoh kartun yang bernama Spongebob Squarepants ini ? Pasti sobat - sobat semua kenal kan ? Dengan tingkah laku-nya yang konyol, ia mempunyai sahabatnya yang Bernama Patrick Star, yang ini bahkan lebih konyol dari Spongebob Squarepants XD.
Kisah seorang yang ditolak di Microsoft
Seorang laki-laki pengangguran melamar posisi sebagai 'office boy' di Microsoft. Manajer HR mewawancarainya, kemudian melihatnya untuk membersihkan lantai sebagai ujian..
11 Tipe user twitter
Mahluk-mahluk yang bergentayangan di twitter itu jenisnya ada banyak, ngga cuma 1, tapi ada beberapa tipe yang punya ciri khas yang bisa dikenalin sama orang-orang! Tapi maaf, no offense ya, cuma sharing aja hihi. Kita mulai dari nomor satu! .
Rabu, 18 Januari 2012
Kamis, 14 Juli 2011
10 Gedung tertinggi di Jakarta

Wisma 46 adalah bangunan tertinggi Indonesia yang memiliki tinggi 262 meter (hingga pucuk antena). Gedung ini terletak di Jalan Sudirman, Jakarta. Menara perkantoran bertingkat 46 ini selesai tahun 1996 yang dirancang oleh Zeidler Roberts Partnership (Zeidler Partnership Architects) dan DP Architects Private Ltd.
Menara ini terletak di sebuah tanah seluas 15 hektar di pusat kota. Selain itu, gedung ini berisi 23 elevator yang dapat mencapai kecepatan 360 mpm dalam model berkecepatan super tinggi.
Selasa, 12 Oktober 2010
Mega Proyek Raja Properti di Jakarta
Sebut saja misalnya, mega proyek properti yang dikenal dengan superblok atau pengembangan kawasan. Ini adalah konsep pembangunan di pusat kota dengan konsep One Stop Service yang mengupayakan pemenuhan kebutuhan manusia urban untuk tinggal, bekerja dan berekreasi (mencari hiburan) dalam satu kawasan menjadi pilihan mereka.
Karena menyatu di satu kawasan, maka proyek-proyek superblok mencakup berbagai fungsi bangunan. Mulai dari bangunan komersial, ritel, perkantoran, hotel, dan apartemen yang umumnya juga mengalokasikan sebagian atau sedikit ruang hijau.
Arief Rahardjo, associate director advisory Group Cushman & Wakefield mengatakan para juragan properti terus mengembangkan Jakarta dengan sejumlah proyek. Mereka melihat Ibukota masih menjanjikan untuk investasi properti seiring ekonomi yang semakin pulih dari krisis finansial global.
"Mereka (pengembang), tentunya masih melihat potensi yang besar didasari dengan studi kelayakan terlebih dahulu," ujarnya kepada VIVAnews di Jakarta, Selasa 12 Oktober 2010.
Nah, apa saja mega proyek yang dibangun para juragan properti yang memakai konsep superblok maupun mixed use development (bangunan terpadu)?
Rasuna Epicentrum Grup Bakrie melalui PT Bakrieland Development Tbk ini mengembangkan superblok Rasuna Epicentrum dengan investasi sekitar Rp17 triliun. Proyek properti yang dibangun di atas lahan sekitar 50 hektare (Ha) tersebut terdiri dari Bakrie Tower, The Wave Apartment, The Groove Condominium, Epicentrum Walk & Lifestyle Center, River Walk, dan untuk ke depannya nanti akan dibangun Concert Hall dan Office Tower. |
Grand Orchard Proyek ini dibangun oleh PT Summarecon Agung Tbk. Pengembang ini tercatat sukses dan terus mengembangkan proyek-proyek mereka di atas lahan seluas 550 Ha di Kelapa Gading seperti “Hunian Grand Orchard”, Mal Kelapa Gading, dan La Piazza. "Saat ini, lahan yang tersedia sekitar 70 Ha dan rencananya akan dibangun untuk proyek Grand Orchard dan bangunan komersial sebagai pelengkapnya," kata Direktur Utama Summarecon Agung Johanes Marzuki kepada VIVAnews di Jakarta, Selasa 12 Oktober 2010. |
Ciputra World Grup Ciputra melalui PT Ciputra Property Tbk saat ini sedang mengembangkan proyek mixed used development Ciputra World Jakarta di atas tanah seluas 5,5 Ha dengan total biaya investasi sekitar Rp7 triliun. Proyek tersebut merupakan bangunan yang terdiri dari enam lantai pusat perbelanjaan, satu gedung apartemen, satu gedung hotel dan apartemen mewah, satu gedung perkantoran, dan lima lantai untuk areal parkir. |
St Moritz dan Kemang Village Grup Lippo melalui PT Lippo Karawaci Tbk tengah mengembangkan proyek Kemang Village Residences dan The St Moritz. Kemang Village merupakan proyek properti kondominium, hotel, dan pusat perbelanjaan yang dibangun di atas lahan seluas 15,5 Ha, dengan total investasi sekitar Rp11 triliun. Sedangkan St Moritz adalah proyek yang terdiri dari 17 menara yang dibangun di atas lahan seluas 12 Ha, dengan investasi sekitar US$1,2 miliar atau Rp12 triliun. |
Agung Podomoro Group tak mau kalah dalam mengembangkan mega proyek di Jakarta. Saat ini, Agung Podomoro masih mengembangkan kawasan Central Park yang merupakan bagian dari megaproyek Podomoro City di atas lahan seluas 21 Ha, dengan total investasi sekitar Rp7,35 triliun.
Saat ini, proyek yang telah dibangun di Podomoro City adalah apartemen Mediterania Garden Residences, Mediterania Garden 2, Royal Mediterania Garden, dan Garden Shopping Arcade. Sedangkan di Central Park, nantinya terdiri atas gedung perkantoran, mal, hotel skala internasional, dan tiga menara apartemen.
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5560154






