Sabtu, 11 Juni 2011

16 Juni 2011, Gerhana bulan total dan sangat aktratif

Saat tanggal 16 Juni 2011 masyarakat Indonesia khususnya penggemar astronomi akan disuguhi gerhana bulan total yang bisa terlihat di seluruh Indonesia. Gerhana bulan tersebut akan terjadi spektakular dan sangat atraktif. Karena, proses terjadinya gerhana ini total, cukup lama atau panjang dibanding gerhana bulan total biasanya karena terjadi dini hari hingga menjelang fajar. Biasanya gerhana bulan pada malam hari, kali ini menjelang pagi. Gerhana bulan total dan spektakular ini bisa dilihat di seluruh Indonesia dengan mata telanjang. Gerhana bulan total juga dapat dipakai untuk melihat kotornya atmosfir bumi.

Selain tanggal 16 juni 2011, dalam tahun 2011 ini akan akan terjadi gerhana bulan total lainya pada tanggal 10 Desember. Gerhana bulan total bisa dimanfaatkan untuk melihat tingkat kebersihan atau kekotoran atmosfer. Saat gerhana bulan, cahaya matahari masih dapat menerobos celah atmosfer bumi hingga sampai ke bulan. Akibatnya di langit, bulan tidak tampak hilang atau berwarna hitam penuh seperti saat gerhana matahari total. Perubahan warna bisa terjadi lantaran sinar matahari menembus atmosfer bumi sebelum menerpa permukaan bulan. Atmosfer bumi menahan warna biru dan melepas oranye serta merah ke bulan. Ketika bulan terlihat kemerah-merahan, itu karena adanya partikel lain yang ada di sekitar atmosfer bumi. Cahaya bulan hanya redup saja, kemerahan. Itu akan jadi ukuran kotornya atmosfer bumi.


Bila atmosfer bumi bersih mulai dari gerhana bulan sebagian, terlihat batas yang jelas antara bayangan bumi dan permukaan bulan yang sedang purnama itu. Terlihat masih jernih batasan bayangan bumi dan bulan purnama, bayangan bumi di permukaan bulan terlihat gelap. Sebaliknya, jika atmosfer tersebut kualitas udaranya buruk, maka saat memasuki gerhana bulan sebagian, bayangan bumi yang seharusnya gelap itu terlihat merah. Begitu pula jarak antara bayangan bumi dan permukaan bulan purnama, terangnya berpendar kemerahan dan tidak tegas.

Atmosfer yang kotor hanya disebabkan dalam jumlah banyak dan ekstrim seperti faktor letusan gunung berapi yakni partikel-partikel debu vulkanik yang mencapai lapisan stratosfer. Sedangkan kotornya atsmosfir karena polusi kendaraan bermotor seperti yang terjadi di kota besar, mungkin tidak akan berpengaruh banyak.


Gerhana bulan total akan terjadi pada 16 Juni dini hari dan bisa disaksikan dari seluruh wilayah di Indonesia. Di Indonesia bagian barat, proses gerhana akan dimulai pukul 01.25 hingga 05.04 WIB. Bulan akan mulai tertutup pukul 02.25 dan totalnya pada 03.14 WIB. Awalnya gerhana bulan sebagian akan dimulai pada pukul 01.23 WIB hingga pukul 05.02 WIB, dalam rentang waktu itu akan terjadi gerhana bulan total mulai pukul 02.22 WIB sampai pukul 04.03 WIB. Gerhana bulan total ini bisa dilihat dengan mata telanjang di seluruh Indonesia. Gerhana total tersebut juga bisa disaksikan penduduk negara lain di sekitar Indonesia hingga Mikronesia dan India.

GERHANA BULAN TOTAL TANGGAL 16 JUNI YANG BERKISAR DARI JAM 1.00 WIB - 5.00 WIB
HANYA AKAN TERJADI LAGI PADA TAHUN 2029

0 comments:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More